Registrasi
Panduan Berbelanja di KALBE Store

Butuh Bantuan? Hubungi 1500-880

Troli
0
0 Barang di Troli Anda

Tidak ada produk di Troli belanja

Lihat Promo lainnya

Tips Mengatasi Demam bagi Ibu Hamil

Parenting
June 12, 2018

Sangat wajar bila ibu hamil merasa khawatir dengan kondisi kehamilannya saat mengalami demam. Di masa kehamilan, kesehatan ibu akan berdampak pada kesehatan janin di dalam kandungan.

 

 

Demam saat hamil memang tidak boleh disepelekan. Namun, hal tersebut tak harus membuat ibu hamil serta merta menjadi panik seketika.

 

Kondisi demam menyebabkan meningkatnya suhu tubuh di atas rata-rata suhu harian. Untuk mengetahui tingkat keparahan demam, seseorang akan diperiksa menggunakan termometer untuk mengukur suhu tubuhnya.

 

Demam di masa kehamilan

 

Layaknya orang dewasa lainnya, ibu hamil dianggap demam bila pada saat pengukuran suhu lewat mulut, temperatur berada di atas 38oC. Selain itu, pada pengukuran suhu rektal atau telinga juga dilakukan pengecekan, dan ibu hamil dinyatakan demam bila suhu pemeriksaan lewat telinga berada di atas 38,3oC.

 

Demam saat hamil dapat bersamaan dengan keluhan penyerta seperti menggigil, sakit kepala, nyeri otot, badan lemas dan dehidrasi. Kondisi ini merupakan gejala suatu penyakit yang harus dicari penyebabnya agar tidak membahayakan janin di dalam kandungan.

 

Saat hamil, sistem kekebalan tubuh wanita bekerja dua kali lipat untuk melindungi Ibu dan janin, sehingga lebih mudah terserang penyakit. Sering kali demam disebabkan oleh infeksi virus maupun bakteri, dan yang tersering ialah infeksi saluran pernapasan dan infeksi saluran kemih (ISK). Selain infeksi, kekurangan cairan di dalam tubuh atau dehidrasi juga bisa menjadi penyebab demam saat hamil.

 

Jika mengalami demam saat hamil, sebaiknya periksakan kondisi Anda segera ke dokter agar dapat diketahui penyebabnya dengan pasti. Sebab penanganan terhadap demam bergantung dari penyebabnya.

 

Demam tinggi (> 40 oC) pada trimester pertama kehamilan biasanya disebabkan oleh infeksi berbahaya dan berpotensi menyebabkan keguguran. Pada trimester kedua, demam tinggi akibat infeksi yang tidak ditangani dengan baik juga berpotensi menyebabkan persalinan prematur.

 

Cara aman ibu hamil atasi demam

 

Untuk membantu mengatasi demam secara mandiri di rumah, ibu hamil dapat melakukan beberapa tips berikut:

 

1. Menjaga kecukupan cairan tubuh

 

Perbanyak minum air agar tubuh tetap terhidrasi dengan baik. Sebab demam dapat menyebabkan kehilangan cairan tubuh, sehingga bisa terjadi dehidrasi.

 

2. Istirahat yang cukup

 

Hindari aktivitas berat dan berikan waktu bagi tubuh untuk beristirahat yang cukup.

 

3. Gunakan pakaian longgar

 

Pernah menggunakan sweater atau jaket dan kaus kaki saat demam? Untuk Anda para ibu hamil, hindari menggunakan pakaian yang terlalu tebal  atau berlapis-lapis saat demam, karena dapat menyebabkan suhu tubuh semakin meningkat. Gunakanlah pakaian yang longgar.

 

4. Kompres hangat dan mandi air hangat

 

Mengompres kepala dan mandi menggunakan air hangat dapat membantu menurunkan demam. Selain itu, mandi dengan air hangat dapat membuat tubuh menjadi lebih relaks.

 

5. Konsumsi makanan bergizi

 

Sebagian besar demam disebabkan oleh infeksi akibat kekebalan tubuh ibu hamil yang lebih rendah dibandingkan orang dalam keadaan normal. Oleh karena itu, konsumsilah makanan bergizi seimbang. Perbanyak sayur dan buah, terutama yang mengandung vitamin C dan dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh.

 

6. Konsumsi obat penurun demam

 

Ibu hamil dapat mengonsumsi obat penurun demam golongan asetaminofen (parasetamol). Obat ini aman untuk dikonsumsi ibu hamil pada trimester berapapun. Konsumsi obat sesuai dengan anjuran dosis yang disarankan.

 

Jangan sembarangan mengonsumsi obat penurun demam lainnya seperti aspirin atau ibuprofen, karena dapat membahayakan janin. Begitu pula dengan obat herbal yang mengandung echinacea, hindari penggunaannya saat hamil. Sebaiknya selalu konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu sebelum mengonsumsi obat penurun demam.

 

Cara terbaik untuk mencegah demam saat hamil ialah dengan rajin cuci tangan sehabis beraktivitas, sebelum dan sesudah makan. Selain itu cucilah tangan sesudah buang air kecil maupun besar, agar terhindar dari flu dan batuk yang dapat menyebabkan demam. Untuk menghindari hal tersebut, Anda dapat mengkonsumsi Susu Prenagen selama kehamilan.

 

Cara-cara di atas bisa Anda lakukan di rumah saat mengalami demam di masa kehamilan. Jika demam tidak membaik dalam hingga 36 jam, segera periksakan kondisi Anda ke dokter, terutama bila disertai keluhan nyeri perut, mual, kram perut atau ruam di kulit. Bila ditangani dengan baik, sebagian besar ibu hamil yang mengalami demam dapat menjalani kehamilannya dengan sehat sampai saatnya melahirkan. (Sumber: Klikdokter.com)

 

Salam, 

KALBE Store

Tinggalkan pesan

Cek Ketersediaan Produk

Cek ketersediaan produk di area anda terlebih dahulu sebelum tambah ke keranjang belanja.

CEK KETERSEDIAAN PRODUK

Masukkan Alamat Anda

Lanjut masukkan produk ini ke keranjang belanja anda.