Registrasi
Panduan Berbelanja di KALBE Store

Butuh Bantuan? Hubungi 1500-880

Troli
0
0 Produk di Troli Anda

Tidak ada produk di Troli Belanja

Lihat Promo lainnya

Suka Ngevape? Kenali Dulu Bahaya Vapor ini!

Gaya Hidup
July 29, 2019

Saat ini, penggunaan rokok elektrik yang dikenal sebagai vaporizer atau vapor cukup digandrungi, khususnya di kalangan anak muda di daerah urban seperti Jakarta. Penggunaan rokok elektrik mulanya digadang-gadang dapat menghentikan ketergantungan rokok konvensional bagi perokok aktif. Tapi benarkah demikian?

 

Secara sederhana, vapor adalah rokok elektrik dengan mesin yang menguapkan cairan agar menyerupai rokok tembakau. Vaporizer memiliki dua alat utama yaitu mod dan atomizer. Mod merupakan tempat baterai dan pemicu listrik. Sedangkan atomizer adalah tempat untuk meletakan likuid dan tempat penguapan cairan. Likuid vaporizer Anda tersedia dalam banyak rasa. Varian rasa likuid inilah yang menjadi salah satu nilai tambahan vapor dibanding rokok biasa.

 

Apakah Lebih Baik?

 

Bahaya penggunaan vapor memang 30% lebih rendah daripada rokok biasa. Namun ini tidak membuat menghirup vapor lebih baik daripada rokok biasa. Walaupun lebih kecil, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) serta Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) menyebut pernyataan “vapor less harmful than cigarette” (vapor tidak lebih berbahaya daripada rokok) sangat tidak tepat. 

 

Menurut kedua badan kesehatan tersebut, kata “less harmful” menyesatkan pemikiran orang-orang untuk beralih dari rokok konvensional ke vaporizer. Meskipun lebih sedikit risikonya daripada rokok, vapor tetap membahayakan kesehatan.

 

Seperti yang diketahui, sebatang rokok mengandung nikotin dan jika dibakar asapnya akan menghasilkan tar. Tar adalah senyawa kimia berbahaya yang dapat menimbulkan kanker dan penyakit serius lainnya jika dihirup. Pada vapor, Anda hanya akan menemukan nikotin saja karena ia tidak dibakar. 

 

Bahaya Dalam Vapor

 

Tapi ini bukan berarti tubuh Anda aman-aman saja lho. Nikotin dapat memberikan efek ketergantungan bagi Anda. Dan selain nikotin, berikut ini merupakan zat-zat berbahaya lainnya yang terdapat dalam sebuah vapor:

 

  1. Diasetil: zat kimia ini zat yang memberikan rasa tertentu saat seseorang menghirup asap dari vapor. Zat diasetil ini terbukti dapat menyebabkan kanker paru serta penyakit bronkitis obliterans (kerusakan jaringan paru-paru yang menyebabkan udara tidak dapat masuk ke dalam paru-paru).
  2. Logam nikel dan timbal: zat ini dalam tubuh dapat berubah menjadi racun. Racun ini akan merusak semua organ dan jaringan tubuh.
  3. Macam-macam jenis partikel kimia dalam ukuran yang sangat kecil akan masuk ke dalam paru-paru dan tidak bisa dikeluarkan lagi.

 

Dari ketiga hal tersebut dapat dilihat bahwa vapor mengandung bahan-bahan yang berbahaya bagi kesehatan, terutama menyebabkan gangguan pada paru-paru. Tak hanya itu, penggunaan vapor yang salah juga berpotensi membuat rokok elektrik ini meledak. Meledaknya vapor dapat menyebabkan luka bakar yang signifikan bahkan bisa membahayakan nyawa apabila terkena saluran pernapasan.

 

Bagaimana Sebaiknya?

 

Nah, bagi orang-orang yang tidak merokok, lebih baik tidak mencoba vapor sama sekali. Ingat, kandungan nikotin pada vapor malah akan membuat Anda ketergantungan. Tetapi bagi yang ingin berhenti merokok, vaporizer bisa menjadi alternatif untuk menanggulangi kecanduan Anda terhadap rokok tembakau.

 

Meski begitu, cara yang paling aman agar terbebas dari asap rokok adalah dengan benar-benar berhenti merokok. Anda bisa mencoba dengan tidak merokok selama satu hari. Ini sudah cukup memberikan motivasi untuk kemajuan Anda melepaskan diri dari bahaya rokok. Jika sudah berhasil, Anda dapat meneruskannya hingga beberapa minggu. 

 

Jika sudah berhenti, tetaplah bulatkan tekad Anda agar tidak tergoda untuk kembali merokok. Yuk bebaskan diri Anda dan lingkungan dari asap rokok! Jangan sampai Anda jadi korban dari pembunuh nomor satu di dunia ini.

 

Salam,

KALBE Store

 

 

 

Sumber:

klikdokter.com

detik.com

Tinggalkan pesan

Cek Ketersediaan Produk

Cek ketersediaan produk di area anda terlebih dahulu sebelum tambah ke keranjang belanja.

CEK KETERSEDIAAN PRODUK

Masukkan Alamat Anda

Lanjut masukkan produk ini ke keranjang belanja anda.