Troli
0
0 Barang di Troli Anda

You have no items in your shopping cart.

Lihat Promo lainnya

Stimulasi Si Kecil dengan Permainan Tradisional

Parenting
August 11, 2017

Perkembangan Si Kecil adalah hal yang paling menyenangkan untuk diperbincangan orang tua. Memberikan stimulasi bagi perkembangannya adalah sangat penting. Orang tua pun harus tahu cara apa yang efektif.

 

 

Momen kemerdekaan Republik Indonesia ke-72 ini juga bisa kok menjadi ajang bagi para orang tua untuk menstimulasi Si Kecil dengan permainan tradisional khas negeri.

 

 

Perlu diketahui bahwa menstimulasi anak tidaklah selalu dengan menggunakan jalan yang rumit. Apalagi mainan tradisional khas Indonesia banyak yang mudah diaplikasikan Si Kecil.

 

 

Sebenarnya melibatkan alam juga menjadi salah satu langkah yang baik untuk menstimulasi otak anak. Maka dari itu, tak ada salahnya memilih permainan tradisional yang melibatkan anak untuk bergerak di alam.

 

 

Berikut mainan tradisional khas nusantara yang bisa dipilih:

 

Petak Umpet Permainan ini mengajarkan anak berbagai hal. Mulai dari bagaimana membuat strategi, belajar berkomunikasi memahami keadaan, memimpin, dan bekerjasama dengan teman-temannya.

 

 

Dengan menjadi anggota yang "mengumpet" atau bersembunyi, anak-anak diajak bekerjasama dengan sesama anggota lainnya dan menetap strategi mau bersembunyi di mana.

 

 

Dengan menjadi orang yang harus menebak teman-temannya bersembunyi di mana, anak diajarkan untuk bisa memimpin dan belajar menganalisis. Kedua hal tersebut yang bisa membuat anak tersebut menemukan teman-temannya yang bersembunyi.

 

 

ABC Lima Dasar Siapa yang belum tahu permainan ABC Lima Dasar? Permainan yang mengharuskan anggota pemainnya untuk menebak barang-barang di sekitar dengan huruf abjad yang ditentukan.

 

 

Ajarkan anak bermain ABC Lima Dasar bersama teman-temannya. Agar lebih menyenangkan, bisa arahkan anak bermain di luar ruang dan mengharuskan kata yang harus ditebak adalah barang-barang di sekitarnya.

 

 

Galasin Galasin tentulah permainan tradisional yang melibatkan kegiatan di alam dan kompetitif antara pesertanya. Latih anak untuk bermain Galasin atau pada wilayah tertentu disebut Gobak Sodor.

 

 

Permainan ini mengharuskan anak untuk membuat garis penjagaan dengan kapur tulis. Lalu, dibagi dua tim yang terdiri dari masing-masingnya 3-5 orang. Satu anggota tim akan bergiliran untuk menjaga lapangan dan para anggota tim lawan akan berusaha menerobos pertahanan sampai garis yang dibuat tersentuh.

 

 

Stimulasi jiwa kompetitif Si Kecil juga baik untuk membuat anak tertantang mengembangkan dirinya.

 

 

Bila Anda sebagai orang tua sudah berhasil mengenalkan anak permainan tradisional, otomatis anak akan mulai terstimulus untuk berkembang. Yang tak boleh juga dilupakan adalah asupan nutrisi untuk memenuhi kebutuhan gizinya.

 

 

Jika Anak sudah memasuki usia sekolah, ada baiknya memilih susu yang sesuai padanan usianya. Morinaga Chil School dapat menjadi pilihannya. Susu pertumbuhan 3-12 tahun ini mengandung nutrisi yang menunjang faktor kecerdasan multitalenta, pertahanan tubuh ganda, dan tumbuh kembang yang optimal.

 

 

Dapatkan produknya dengan beragam rasa yang sesuai kegemaran Si Kecil. Belanja sekarang di sini: https://www.kalbestore.com/catalogsearch/result/index/?brand=9&q=chil+school

 

 

 

Salam,

KALBE Store

Leave a Reply