Registrasi
Panduan Berbelanja di KALBE Store

Butuh Bantuan? Hubungi 1500-880

Troli
0
0 Produk di Troli Anda

Tidak ada produk di Troli Belanja

Lihat Promo lainnya

Saat Polusi Menggerus Kecantikan Kulit Anda

Kecantikan
November 9, 2016

Bagikan :

Tahukah Anda: Polusi memiliki efek yang buruk bagi kecantikan kulit. Polusi udara, misalnya, bisa berdampak tidak baik bagi kesehatan tubuh serta kulit Anda. Pada kulit, efeknya bisa beraneka-ragam, mulai dari munculnya ruam, radang kemerahan, gatal-gatal, kekeringan, penuaan dini, hingga eksim dan jerawat. Cari tahu lebih jauh mengenai dampak polusi dan solusinya berikut ini.

 

Kaitan polusi dengan kesehatan kulit. Polusi udara didefinisikan sebagai hadirnya partikel, molekul biologi, dan material berbahaya lainnya (misalnya karbon monoksida, sulfur monoksida, nitrogen oksida, dll) pada udara, yang kemudian dapat menimbulkan penyakit pada manusia, organisme lainnya, lingkungan, atau bahkan bangunan. Polusi udara merupakan ancaman terburuk bagi kulit setelah radiasi sinar ultraviolet (UV). Kebanyakan kasus polusi udara ditemukan pada kota-kota industri yang memiliki banyak pabrik, kota dengan tingkat kepadatan kendaraaan atau kemacetan yang tinggi, serta kota dengan bencana alam seperti kebakaran hutan, gunung meletus, dsb.

 

Sebuah penelitian yang dipublikasikan di “American Journal of Epidemiology” pada Januari 2009 mengungkapkan adanya hubungan antara ruam-ruam pada kulit dengan polusi udara. Para peneliti dari Perancis menemukan, pada saat polusi udara mencapai tingkat yang tinggi pada sebuah daerah urban, maka jumlah penduduk yang menemui dokter karena bermasalah dengan pernapasan, mengalami ruam-ruam pada kulit, serta sakit kepala pun turut meningkat.

 

Bagaimana polusi udara bisa mempengaruhi kesehatan dan kecantikan kulit? Pada dasarnya, polusi udara dapat menggerus persediaan oksigen yang terkandung di dalam sel kulit, menjadikan kulit terlihat kusam dan kendur. Polusi juga meningkatkan jumlah dari radikal bebas yang berada di udara, dan kombinasi antara radikal bebas dengan radiasi sinar ultraviolet ini kemudian akan mengurangi produksi kolagen di kulit manusia, membuatnya kehilangan elastisitasnya. Padahal, produksi kolagen kita telah menurun secara alami sebanyak 1.5% setiap tahunnya sejak kita menginjak usia 25 tahun. Berkurangnya produksi kolagen tersebut membuat tekstur kulit wajah berubah menjadi kasar dan menimbulkan kerut.

 

Apa solusinya? Karena polusi bersifat menghilangkan kelembaban alami kulit, maka sangatlah penting untuk selalu menjaga kulit agar terhidrasi, baik dengan banyak minum air maupun dengan menggunakan moisturizer dan lotion. Selain itu, konsumsi juga makanan yang mengandung antioksidan, karena radikal bebas dalam udara memicu terjadinya proses oksidasi yang akan merusak sel-sel kulit. Bila Anda tinggal di lingkungan yang rentan dengan polusi udara, rajinlah untuk mengecek polutan standar indeks (psi) yang disediakan oleh pemerintah setempat. Gunakan selalu baju dengan lengan panjang dan masker agar partikel berbahaya pada udara tidak menyentuh kulit Anda. Untuk kebersihan dan kesehatan udara dalam ruangan, gunakan air purifier di setiap ruangan jika diperlukan. Jangan lupa, sering-seringlah membersihkan rumah dengan vacuum cleaner untuk membersihkan partikel-partikel debu yang menempel di karpet maupun lantai.

 

Ayo, mulai ambil langkah aktif untuk mengurangi pengaruh buruk polusi udara pada kecantikan kulit Anda.

 

 

 

Salam,

KALBE Store

Tinggalkan pesan

Cek Ketersediaan Produk

Cek ketersediaan produk di area anda terlebih dahulu sebelum tambah ke keranjang belanja.

CEK KETERSEDIAAN PRODUK

Pilih Alamat Anda

Lanjut masukkan produk ini ke keranjang belanja anda.