Registrasi
Panduan Berbelanja di KALBE Store

Butuh Bantuan? Hubungi 1500-880

Troli
0
0 Produk di Troli Anda

Tidak ada produk di Troli Belanja

Lihat Promo lainnya

Inilah Penyebab Kehamilan yang Berisiko Tinggi

Keluarga
July 3, 2017

Bagikan :

Kehamilan, tampaknya tak berlebihan jika menyebutnya sebagai salah satu momen yang sangat membahagiakan bagi pasangan suami istri. Momen ini pun kerap disikapi dengan penuh syukur, terlebih jika masa penantian tersebut terbilang panjang. Namun jangan sampai hal tersebut membuat Anda mengabaikan kondisi kehamilan. Meski minum susu ibu hamil bisa membantu memenuhi kebutuhan nutrisi, ada beberapa kondisi yang membuat kehamilan berisiko tinggi. Berikut ini adalah beberapa penyebabnya.

 

Usia

Kehamilan berisiko tinggi tak pernah bisa jauh-jauh dari faktor usia. Terlalu muda atau terlalu berumur sama-sama ada risikonya. Pada usia 15 tahun, rahim biasanya belum cukup kuat. Karenanya, hamil di usia muda justru bisa menyebabkan gangguan seperti pertumbuhan janin yang lambat, tekanan darah tinggi dan persalinan lama. Sedangkan jika hamil di usia 35 tahun ke atas, kondisi rahim cenderung tak prima lagi. Risiko keguguran dan melahirkan bayi dengan kelainan kromosom pun tinggi.

 

Berat Badan

Idealnya, berat badan ibu saat dinyatakan hamil berada di angka 40 kg atau berada di angka ideal. Jika kurang dari itu, bayi yang dikandung akan berisiko lahir dengan berat badan rendah yang kemudian mempengaruhi tingkat kecerdasannya. Hamil saat berat badan berlebih juga memiliki risiko sendiri seperti gangguan pre-eklampsia, komplikasi di pertumbuhan janin hingga diabetes.

 

Tekanan Darah Tinggi

Tingginya tekanan darah tak hanya berdampak pada ibu hamil saja. Kondisi ini juga bisa mempengaruhi pertumbuhan janin bahkan memicu risiko kelahiran bayi sebelum waktunya, pre-eklampsia hingga abruptio palcenta. Karena itu ibu hamil sebaiknya jangan hanya fokus pada memenuhi kebutuhan nutrisi dan mengonsumsi susu ibu hamil saja. Ibu juga perlu memeriksa kondisi kesehatannya secara rutin.

 

Hal-hal lain yang turut memicu kehamilan berisiko tinggi juga perlu diwaspadai. Misalnya saja kelainan jantung, miona uteri (tumor rahim), riwayat pendarahan dan janin kembar. Kehamilan berisiko tinggi seperti ini memang ada yang tidak bisa dihindari. Namun ada juga yang bisa dikontrol oleh ibu hamil. Tujuan dari pemeriksaan kondisi kehamilan sendiri sebenarnya tak lepas dari itu semua yakni untuk mendeteksi masalah lebih dini dan mengatasinya secepat mungkin. Begitu juga dengan mengonsumsi susu ibu hamil. Demi memenuhi kebutuhan nutrisi harian, susu hamil seperti susu Prenagen bisa menjadi bantuan.

 

 

 

Salam,

KALBE Store

Tinggalkan pesan

Cek Ketersediaan Produk

Cek ketersediaan produk di area anda terlebih dahulu sebelum tambah ke keranjang belanja.

CEK KETERSEDIAAN PRODUK

Pilih Alamat Anda

Lanjut masukkan produk ini ke keranjang belanja anda.