Registrasi
Panduan Berbelanja di KALBE Store

Butuh Bantuan? Hubungi 1500-880

Troli
0
0 Produk di Troli Anda

Tidak ada produk di Troli Belanja

Lihat Promo lainnya

Penyebab Kebutaan pada Diabetes

Kesehatan
August 27, 2019

Bagikan :

Seperti yang Anda tahu, gaya hidup dan pola makan yang tidak sehat merupakan pemicu utama penyakit diabetes. Bahkan penyakit yang berkenaan dengan kadar gula darah ini pun dapat mengakibatkan komplikasi. 

 

Sehingga seorang penderita dapat mengalami dua atau lebih jenis penyakit lainnya akibat diabetes, salah satunya yaitu kerusakan indra penglihatan Anda.

 

Komplikasi penderita diabetes terbagi menjadi dua jenis, yaitu komplikasi makrovaskuler (jaringan pembuluh darah besar) dan mikrovaskular (jaringan pembuluh darah kecil). Komplikasi makrovaskuler biasanya mengakibatkan munculnya penyakit stroke, hipertensi, penyumbatan aliran darah, dan gangguan pada kaki. Sedangkan komplikasi mikrovaskular menimbulkan penyakit ginjal, retinopati, dan katarak.

 

Penyakit mata akibat diabetes

 

Kadar gula darah yang tinggi pada umumnya dapat menyebabkan peradangan dan kerusakan pembuluh darah. Salah satu pembuluh darah yang rentan mengalami kerusakan adalah pada retina mata. Padahal, retina memiliki fungsi yang vital, yakni untuk meneruskan cahaya ke saraf otak.

 

Kerusakan retina mata akibat diabetes dikenal sebagai Retinopati diabetik. Saat mengalami retinopati, pembuluh darah di retina rapuh dan rentan mengalami kebocoran. Retinopati diabetes dibedakan menjadi dua jenis berdasarkan tingkat keparahannya, yaitu:

 

Nonproliferative diabetic retinopathy (NPDR)

 

NPDR merupakan tahap awal kerusakan mata akibat diabetes. Pada kondisi ini, kerusakan pada pembuluh darah yang rapuh membuat retina menjadi bengkak atau edema. Keadaan akan diperparah saat makula ikut membengkak (edema makula) sehingga penderita diabetes akan kehilangan penglihatannya.

 

Selain menjadi edema, aliran pembuluh darah yang terhambat menyebabkan kekurangan suplai darah atau istilah medisnya iskemik makula. Sehingga pasien NPDR akan mengeluhkan penglihatannya yang buram.

 

Proliferative diabetic retinopathy (PDR)

 

PDR merupakan kondisi lanjutan dari NPDR. Tanda terjadinya PDR di awali dengan pertumbuhan pembuluh darah baru pada retina yang disebut sebagai neovaskularisasi. Namun, pembuluh darah baru ini cenderung rapuh sehingga mudah menyebabkan pendarahan di mata. Pertumbuhan pembuluh darah baru ini disebabkan oleh penumpukan cairan yang mengandung lemak pada retina.

 

Pendarahan yang ringan akan menyebabkan pasien mengalami keluhan spot hitam pada penglihatan. Sebaliknya, jika pendarahan cukup banyak akan menyebabkan darah menutup semua penglihatan. Pembuluh darah yang baru juga dapat membentuk jaringan parut yang memberi resiko lepasnya retina. Kondisi ini sudah tergolong parah, karena dapat menyebabkan kebutaan permanen sebagian atau seluruhnya.

 

Diabetes juga dapat menyebabkan terjadinya katarak. Karena berdasarkan hasil studi, penderita diabetes memiliki risiko 60% untuk mengalami katarak dibandingkan dengan orang yang sehat. Katarak ditandai dengan munculnya bercak putih pada lensa mata. Lama-kelamaan, bercak putih ini dapat semakin membesar dan menyebabkan kebutaan.

 

Cara mencegah penyakit diabetes

 

Karena rata-rata penyakit mata akibat diabetes dapat menyebabkan kebutaan, maka upaya pencegahan sangat penting untuk dilakukan. Cara yang paling sederhana adalah dengan menjaga kadar gula. Anda bisa melakukan puasa karbohidrat setiap 2 bulan serta melakukan manajemen diabetes dengan mengonsumsi susu Diabetasol. Kandungan Vita Digest dan Indeks Glikemik rendah pada Diabetasol membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil jika Anda mengonsumsinya secara teratur.

 

 

cegah komplikasi Retinopati diabetik pada penderita diabetes

 

 

Cara mencegah yang selanjutnya adalah melakukan skrining mata secara rutin saat Anda terdeteksi menderita diabetes. Disarankan untuk melakukannya setiap setahun sekali. Pemeriksaan ini berfungsi sebagai langkah awal deteksi kelainan pada mata penderita diabetes untuk mencegah munculnya kondisi yang lebih parah.

 

Terakhir, jangan lupa untuk memulai pola hidup yang sehat. Lakukan olahraga dan perbanyak minum air putih. Anda juga harus rutin mengonsumsi obat yang diberikan oleh dokter Anda. Konsultasikan juga dengan dokter mengenai pembagian waktu yang tepat antara konsumsi obat diabetes dan Diabetasol. Semoga dengan mengikuti cara pencegahan yang sesuai, Anda terhindar dari komplikasi akibat diabetes. Yuk langsung saja order Diabetasol dengan mudah di sini!

 

Salam,

 

KALBE Store

 

 

 

Sumber:

Klikdokter.com (1), (2)

Tirto.id

 

Tinggalkan pesan

Cek Ketersediaan Produk

Cek ketersediaan produk di area anda terlebih dahulu sebelum tambah ke keranjang belanja.

CEK KETERSEDIAAN PRODUK

Pilih Alamat Anda

Lanjut masukkan produk ini ke keranjang belanja anda.