Registrasi
Panduan Berbelanja di KALBE Store

Butuh Bantuan? Hubungi 1500-880

Troli
0
0 Barang di Troli Anda

Tidak ada produk di Troli belanja

Lihat Promo lainnya

Penyebab, Gejala, Mengatasi Alergi Susu Sapi

Parenting
January 9, 2019

Saat Buah Hati mulai beranjak besar, sebagian ibu mulai memperkenalkannya kepada susu sapi formula. Namun pada sebagian kasus, muncul tanda-tanda mengkhawatirkan setelah Si Kecil meminum susu tersebut. Nah lo, apa yang sebenarnya terjadi?

 

Jika Si Kecil mengalami reaksi mengkhawatirkan setelah mengonsumsi susu formula, ada dua kemungkinan penolakan yang terjadi pada tubuhnya. Yang pertama adalah intoleransi laktosa, dan yang kedua adalah alergi protein sapi. Keduanya tentu berbeda. Intoleransi laktosa terjadi akibat tubuh Si Kecil tidak bisa mencerna laktosa, sedangkan alergi protein sapi terjadi akibat tubuh Si Kecil tidak bisa menerima rantai protein kompleks pada susu sapi. Rantai protein kompleks pada susu sapi dianggap sebagai allergen yang membahayakan tubuh, sehingga sistem kekebalan tubuh Si Kecil bereaksi sedemikian rupa. Nah, tanda-tanda alergi tersebut biasanya muncul pada kulit, pencernaan, dan saluran napas.

 

Alergi protein sapi sesungguhnya lebih berbahaya daripada intoleransi laktosa, lho! Maka dari itu anda patut mencermati gejalanya. Ada 3 macam pola reaksi yang bisa ditimbulkan oleh tubuh Si Kecil, yaitu:

 

 

  1. Reaksi Cepat

Anak yang bereaksi cepat akan memunculkan tanda alergi dalam kurun waktu 45 menit setelah meminum susu sapi. Gejala yang dapat timbul seperti: ruam atau bintik merah pada kulit, rasa gatal, serta gangguan pada pernapasan yang berupa bersin, napas berbunyi dan mata merah.

 

  1. Reaksi Sedang

Terjadi dalam kurun waktu 1-20 jam sesudah minum susu sapi. Pada reaksi sedang, gejala yang timbul telah menyerang pencernaan, seperti muntah atau diare.

 

  1. Reaksi Lambat

Jika reaksi tubuh Si Kecil lambat, gejala alergi akan terjadi di atas 20 jam setelah mengonsumsi susu sapi. Gejala yang timbul antara lain: konstipasi (susah BAB), diare, ataupun dermatitis (eksim kulit)

 

 

Sebagian besar anak alergi susu sapi sampai umur 18 bulan, dan dapat benar-benar melewati masa alerginya setelah usia 4 tahun. Namun sebelum masa tersebut tiba, tindakan terbaik yang dapat anda lakukan adalah menghindari protein susu sapi dan menggantinya dengan susu protein kedelai, seperti Morinaga Chil Kid Soya.

 

 

Morinaga Chil Kid Soya terbuat dari Isolat Protein Kedelai berkualitas tinggi yang setara susu sapi. Susu Morinaga Chil Kid Soya ini juga dilengkapi dengan MoriCare Plus Prodiges, nutrisi lengkap untuk Kecerdasan, Pertahanan Tubuh Ganda dan Tumbuh Kembang Optimal Si Kecil, lho! Jadi anda tidak perlu khawatir Si Kecil akan kekurangan asupan nutrisi.

 

Ibu juga dianjurkan berkonsultasi dengan dokter untuk menentukan susu terbaik untuk Si Kecil. Dapatkan dengan mudah Morinaga Chil Kid Soya di sini: https://www.kalbestore.com/chilkid-soya

 

 

Salam,

KALBE Store

Tinggalkan pesan

Cek Ketersediaan Produk

Cek ketersediaan produk di area anda terlebih dahulu sebelum tambah ke keranjang belanja.

CEK KETERSEDIAAN PRODUK

Masukkan Alamat Anda

Lanjut masukkan produk ini ke keranjang belanja anda.