Registrasi
Panduan Berbelanja di KALBE Store

Butuh Bantuan? Hubungi 1500-880

Troli
0
0 Produk di Troli Anda

Tidak ada produk di Troli Belanja

Lihat Promo lainnya

Penyebab Diare pada Anak

Keluarga
November 7, 2016

Bagikan :

Anak-anak cukup rentan terkena dan tertular diare. Oleh karenanya, jadilah orang tua yang siaga. Kenali beberapa penyebab diare pada anak, dan cara mengatasinya, yuk.

 

Diare adalah sebuah kondisi gangguan saluran pencernaan, yang mengakibatkan frekuensi buang air bertambah, dengan feses yang cair. Diare umumnya disebabkan oleh infeksi pada saluran cerna, yang diakibatkan oleh virus, bakteri dan parasit. Berita baiknya, diare yang biasanya diderita oleh si kecil sebagian besar disebabkan oleh infeksi, sehingga biasanya tak berlangsung lama dan tak berbahaya. Namun, tetap saja kita harus waspada dan mengetahui berbagai kemungkinan penyebab diare, seperti yang berikut ini.

 

Infeksi. Infeksi pada saluran cerna anak diakibatkan oleh berbagai jenis virus, misalnya rotavirus, bakteri seperti salmonella, serta parasit giardia. Virus adalah penyebab paling umum dari diare pada anak. Beberapa gejala yang dapat muncul pada diare akibat infeksi, misalnya: feses yang cair, sakit perut, sakit kepala, pusing, hingga muntah. Diare akibat infeksi sangat gampang menular, dengan media penularan seperti: tangan yang kotor dan tak dicuci, makanan dan minuman yang terkontaminasi, beberapa jenis hewan peliharaan, serta kontak langsung dengan feses, misalnya melalui popok kotor di toilet, dan sebagainya. Solusinya, biasakan anak untuk selalu menjaga kebersihan, misalnya mencuci tangan sebelum makan.

 

Obat-obatan. Beberapa jenis obat-obatan, sepeti obat pencahar dan antibiotik, dapat mengakibatkan diare pada anak-anak. Apabila anak menderita diare setelah mengonsumsi antibiotik, pastikan obat tetap dikonsumsi sambil berkonsultasi dengan dokter. Jagalah agar kondisi anak tidak kekurangan cairan tubuh dengan cara memberinya oralit atau obat diare khusus anak. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa, yoghurt dengan probiotik dapat meredakan diare yang diakibatkan oleh antibiotik, karena dapat ‘menghidupkan’ kembali bakteri-bakteri baik di usus yang sempat dibunuh oleh kandungan antibiotik.

 

Keracunan makanan. Ini adalah kasus yang cukup sering terjadi, terutama jika anak-anak gemar jajan sembarangan di luar rumah. Diare jenis ini biasanya dipicu oleh bakteri-bakteri dalam makanan, terutama jika makanan tersebut dipersiapkan dalam keadaan kurang bersih atau mentah.  Gejala dari diare akibat keracunan makanan biasanya disertai dengan muntah-muntah, berlangsung secara cepat, dan hilang dalam waktu 24 jam. Sama seperti diare akibat infeksi dan obat-obatan, beri anak oralit atau obat diare khusus anak, dan bawa segera ke dokter apabila diare tak kunjung sembuh setelah diberi pengobatan pertama, atau anak mengalami dehidrasi.

 

Salam,

KALBE Store

Tinggalkan pesan

Cek Ketersediaan Produk

Cek ketersediaan produk di area anda terlebih dahulu sebelum tambah ke keranjang belanja.

CEK KETERSEDIAAN PRODUK

Pilih Alamat Anda

Lanjut masukkan produk ini ke keranjang belanja anda.