Registrasi
Panduan Berbelanja di KALBE Store

Butuh Bantuan? Hubungi 1500-880

Troli
0
0 Produk di Troli Anda

Tidak ada produk di Troli Belanja

Lihat Promo lainnya

Pendarahan pada Ibu Hamil, Berbahayakah?

Keluarga
October 8, 2019

Bagikan :

Beberapa waktu lalu, artis Irish Bella mengalami pendarahan saat hamil. Pendarahan saat hamil adalah salah satu hal yang paling mengkhawatirkan selama masa kehamilan. Namun sebenarnya, apakah semua pendarahan saat hamil berbahaya? Apa saja faktor risiko yang menyebabkan pendarahan saat hamil berbahaya? Simak ulasannya berikut ini.

 

Pendarahan bisa saja terjadi di setiap masa kehamilan. Pada awal masa kehamilan, seorang ibu dapat mengalami pendarahan karena adanya pelekatan janin ke dinding rahim. Biasanya pendarahan ini tidak menimbulkan rasa sakit atau nyeri, dan terjadi sekitar minggu kelima pada masa kehamilan.

 

 

 

waspada pendarahan pada masa kehamilan

 

 

 

Pendarahan pada trimester awal juga bisa disebabkan karena adanya aktivitas seksual, perubahan di leher rahim atau serviks, dan infeksi pada vagina. Menurut dr. Dyan Mega Inderawati dari KlikDokter, setiap pendarahan yang dialami oleh ibu hamil tidak boleh dianggap remeh dan perlu diwaspadai. Lebih jelasnya, berikut ini merupakan beberapa faktor penyebab pendarahan pada ibu hamil yang perlu untuk diwaspadai.

 

1. Gangguan pada letak plasenta

 

Pendarahan yang terjadi pada usia kehamilan di atas 20 minggu sering kali diakibatkan karena letak plasenta yang salah. Pada beberapa kondisi, plasenta sering kali melekat pada bagian bawah rahim, mendekat ke arah leher rahim. Letak plasenta yang salah inilah yang dapat menyebabkan ibu hamil mudah mengalami pendarahan. Intensitas pendarahannya pun beragam, bisa sedang hingga cukup berat. Pendarahan akibat gangguan pada plasenta cenderung tidak menimbulkan rasa sakit, dan darah yang keluar berwarna merah segar.

 

2. Risiko kehamilan bayi kembar

 

Setiap kehamilan memang rentan terhadap risiko. Bahkan risiko ini semakin meningkat apabila ibu mengandung bayi kembar. Sebab plasenta yang besar dan perut yang lebih buncit membuat rahim tidak berkontraksi dengan baik sehingga meningkatkan risiko pendarahan. Walau begitu, ibu yang mengandung bayi kembar tidak perlu khawatir atau memiliki rasa takut berlebihan. Selama ibu menerapkan gaya hidup sehat dan mematuhi semua anjuran dokter kandungan, hamil kembar bisa berjalan lancar hingga melahirkan bayi yang sehat.

 

3. Solusio plasenta

 

Solusio plasenta adalah istilah lain dari lepasnya plasenta. Pada kondisi ini, plasenta yang seharusnya menempel di dinding rahim mengalami pelepasan atau robek sebelum waktunya bayi dilahirkan. Biasanya ibu hamil akan mengalami pendarahan dalam jumlah yang sedang hingga banyak dengan darah yang berwarna gelap. Perut ibu juga akan terasa tegang (seperti kontraksi) dan sangat nyeri.

 

Ibu yang mengandung bayi kembar ternyata memiliki risiko tinggi mengalami solusio plasenta. Perlu Anda ketahui, kondisi solusio plasenta merupakan kondisi yang tergolong gawat dan mengancam nyawa, sehingga perlu dilakukan penanganan secepatnya.

 

4. Keguguran

 

Pendarahan yang diakibatkan oleh keguguran biasanya terjadi pada trimester awal, atau pada usia kehamilan di bawah 20 minggu. Walaupun kenyataannya, tidak menutup kemungkinan keguguran terjadi pada trimester kedua maupun ketiga. Pendarahan akibat keguguran akan membuat ibu hamil merasakan nyeri yang sangat luar biasa.

 

Rasa nyeri akan timbul pada perut bagian bawah. Selain itu, darah yang keluar tidak berbentuk cair, melainkan berupa gumpalan yang diduga adalah janin (keguguran pada usia kehamilan di bawah 20 minggu). Ibu juga tidak lagi merasakan gerakan janin di perut, tidak mual, tidak muntah, dan tidak merasa begah.

 

Itulah faktor-faktor pendarahan saat masa kehamilan yang perlu Anda waspadai. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa solusio plasenta merupakan kondisi gawat darurat, bukan berarti faktor yang lain tidak berbahaya. Ibu disarankan untuk segera mencari bantuan medis untuk memeriksakan diri. Sebab semakin cepat dideteksi, maka semakin cepat pula ibu hamil menerima pertolongan.

 

 

 

jaga kehamilan Anda dengan Lovamil Ibu Hamil dan Menyusui

 

 

 

Untuk itu penting sekali menjaga tubuh serta kandungan agar impian memiliki buah hati yang sehat dapat Anda wujudkan. Untuk membantu impian Anda, Lovamil Ibu Hamil dan Menyusui hadir formula baru yang baik untuk ibu dan buah hati. Kandungan asam folat, kalsium, fosfor, magnesium, dan vitamin D dalam Lovamil membantu menunjang pertumbuhan dan perkembangan janin. Yuk dapatkan produk Lovamil Ibu Hamil dan Menyusui dengan mudah di sini!

 

Salam,

 

KALBE Store

 

 

 

 

 

Sumber:

Klikdoter.com

 

 

 

 

Tinggalkan pesan

Cek Ketersediaan Produk

Cek ketersediaan produk di area anda terlebih dahulu sebelum tambah ke keranjang belanja.

CEK KETERSEDIAAN PRODUK

Pilih Alamat Anda

Lanjut masukkan produk ini ke keranjang belanja anda.