Registrasi
Panduan Berbelanja di KALBE Store

Butuh Bantuan? Hubungi 1500-880

Troli
0
0 Barang di Troli Anda

Tidak ada produk di Troli belanja

Lihat Promo lainnya

Mitos Seputar Pemanis Buatan yang Terbukti Salah

Gaya Hidup Sehat
December 6, 2017

Siapa bilang penderita diabetes tidak bisa menikmati makanan atau minuman manis? Dengan pemanis buatan misalnya, Anda masih bisa memanjakan lidah. Sayangnya, ada beberapa isu di luar sana yang mengatakan bahwa pemanis buatan itu berbahaya. Isu ini memang tidak sepenuhnya salah. Apalagi jika Anda mengonsumsi pemanis buatan tanpa aturan. Anda tetap perlu menjaga kuantitasnya dan minum susu diabetes untuk membantu mengontrol gula darah. Namun agar kesalahpahaman seperti ini tidak berlarut-larut, berikut mitos seputar pemanis buatan yang terbukti salah.

 

Pemanis Buatan Hanya Mengandung Bahan Kimia

Namanya buatan, mungkin banyak yang berpendapat bahwa bahan yang digunakan hanya bahan-bahan kimia saja. Anggapan seperti ini jelas tidak benar. Karena pada dasarnya, pemanis buatan tetap menggunakan tumbuhan lain pengganti tebu atau bahkan menggunakan gula. Salah satu yang populer adalah tumbuhan stevia. Tumbuhan ini memiliki rasa manis layaknya tebu. Akan tetapi manisnya gula yang dibuat dengan bahan baku stevia ini bisa 300 kali lebih manis dari gula biasa.

 

Pemanis Buatan Bisa Menaikkan Gula Darah

Memang ada penelitian yang mengatakan bahwa penggunaan pemanis buatan bisa mengubah komposisi bakteri baik di dalam usus manusia sehingga pada akhirnya tetap bisa menyebabkan naiknya gula darah. Tapi perlu dicatat, penelitian tersebut dilakukan dengan memberikan pemanis buatan dalam jumlah yang cukup tinggi. Jika Anda mengonsumsinya dalam takaran yang normal, tidak akan terjadi hal seperti ini. Karena itulah, konsumsi susu diabetes tetap dibutuhkan agar keseimbangan gula darah tetap terjaga.

 

Pemanis Buatan Bisa Memicu Kanker

Isu ini biasanya menyerang pemanis buatan aspartam. Hingga saat ini, penggunaan aspartam sebagai pemanis buatan memang masih menjadi perdebatan. Akan tetapi aspartam bukanlah alternatif pemanis yang buruk selama dikonsumsi dalam jumlah normal. Untuk membantu menjaga gula darah, konsumsi susu diabetes juga diperlukan.

 

 

Sama halnya dengan gula sukrosa, pemanis buatan tetap memiliki batasan yang harus dipatuhi. Kalorinya memang lebih rendah dibandingkan gula biasa. Tapi jika dikonsumsi secara berlebihan, bisa dipastikan ada efek buruknya. Anda tetap bisa menikmati makanan dan minuman manis selama memegang prinsip tersebut. Selain itu, konsumsi Susu Diabetasol juga penting untuk membantu menjaga gula darah agar tetap seimbang.

 

 

 

Salam,

KALBE Store

Tinggalkan pesan

Cek Ketersediaan Produk

Cek ketersediaan produk di area anda terlebih dahulu sebelum tambah ke keranjang belanja.

CEK KETERSEDIAAN PRODUK

Masukkan Alamat Anda

Lanjut masukkan produk ini ke keranjang belanja anda.