Registrasi
Panduan Berbelanja di KALBE Store

Butuh Bantuan? Hubungi 1500-880

Troli
0
0 Produk di Troli Anda

Tidak ada produk di Troli Belanja

Lihat Promo lainnya

Jangan Sepelekan Diare, Akibatnya Mematikan!

Kesehatan
January 14, 2019

Bagikan :

Salah satu gangguan pencernaan yang sering dijumpai di Indonesia adalah diare. Meski merupakan penyakit umum, diare tidak boleh dianggap sepele. Diare bisa mengakibatkan penderitanya meregang nyawa karena terlambat mendapat penanganan medis.

Sungguh berbahaya bukan?

 

Maka dari itu, ada baiknya Anda kenali berbagai jenis diare berdasarkan penyebabnya. Ada dua macam penyebab diare, yaitu gangguan fungsi saluran pencernaan dan infeksi. Apa perbedaannya? Yuk simak di bawah ini.

 

 

1. Diare karena gangguan fungsi saluran cerna

Seringkali terjadi akibat kondisi khusus yang menyebabkan pencernaan lebih giat bekerja, seperti dalam keadaan gugup, tegang atau stres, maupun masuk angin. Diare ini biasa keluar seperti cairan, tidak berbau busuk, dan tidak disertai demam. Frekuensi keluarnya pun kurang dari 5 kali dalam sehari.

 

2. Diare karena Infeksi

Lain halnya dengan diare karena infeksi kuman, virus, atau parasit pada pencernaan. Pada diare ini disertai mulas, demam, dan kotoran berbau busuk. Selain itu, kotoran pada umumnya bercampur lendir dan darah, serta dubur terasa pedih. Frekuensinya pun lebih dari 10 kali sehari, sebab keluarnya sedikit-sedikit meski terasa amat mulas.

 

 

Diare akibat gangguan fungsi saluran cerna tidak terlalu berbahaya, sebab akan mereda dengan sendirinya tanpa konsumsi obat. Yang penting minum oralit untuk mengganti cairan tubuh yang hilang. Yang berbahaya adalah diare akibat infeksi pada pencernaan, sebab banyak masyarakat masih salah kaprah karena menganggap oralit dapat menjadi obat diare. Padahal diare karena infeksi tidak bisa disembuhkan dengan oralit saja.

 

 

Oralit tetap harus diminum oleh penderita diare sebagai pengganti cairan dan mineral yang hilang dari tubuh. Apabila kekurangan cairan dan mineral, kerja organ dan otot pada tubuh akan terganggu. Gangguan tersebut antara lain: gangguan fungsi ginjal, cerebral edema (pembengkakan otak), kejang, gangguan otot jantung, serta tekanan darah rendah yang dapat menyebabkan pingsan, bahkan kematian. Maka dari itu, penderita diare harus terus mendapat asupan cairan dan mineral.

 

 

Banyak orang berpikir bahwa oralit adalah obat diare, namun ini adalah suatu kekeliruan. Penyebab diare pun harus diatasi. Selama penyebab masih ada, diare tak akan kunjung sembuh. Berkonsultasilah dengan dokter untuk menentukan penyebab infeksi dan cara mengatasinya. Apabila kondisi sudah mulai membaik, Anda pun dapat mengonsumsi suplemen pencernaan, seperti Rillus dari Kalbe.

 

 

Rillus merupakan tablet kunyah sinbiotik yang mana mengandung kombinasi 3 spesies probiotik dan FOS (fruktooligosakarida). Kombinasi ini akan membantu ekosistem saluran cerna Anda untuk melawan mikroorganisme patogen.

 

 

Jadi, jangan anggap sepele bahaya gangguan pencernaan, terutama diare ya! Anda bisa mendapatkan produk Rillus dengan mudah di sini: https://www.kalbestore.com/rillus

Tinggalkan pesan

Cek Ketersediaan Produk

Cek ketersediaan produk di area anda terlebih dahulu sebelum tambah ke keranjang belanja.

CEK KETERSEDIAAN PRODUK

Pilih Alamat Anda

Lanjut masukkan produk ini ke keranjang belanja anda.