Registrasi
Panduan Berbelanja di KALBE Store

Butuh Bantuan? Hubungi 1500-880

Troli
0
0 Produk di Troli Anda

Tidak ada produk di Troli Belanja

Lihat Promo lainnya

Bolehkah Ibu Hamil Berpuasa? Ini Penjelasannya

Keluarga
April 29, 2019

Dalam bulan suci Ramadhan, umat Muslim mendapatkan berkah melimpah dibandingkan dengan bulan-bulan lainnya. Yaitu dengan diperkenankan menjalankan ibadah puasa. Hal ini tentu disambut dengan gembira oleh semua umat, tak terkecuali ibu hamil. Pertanyaannya, apakah aman bagi ibu hamil untuk melaksanakan ibadah puasa?

 

Pro Kontra

 

Proses kehamilan normalnya terjadi selama 9 bulan. Dalam jangka waktu tersebut, tidak jarang beberapa perempuan mengalami kehamilan yang bertepatan dengan bulan Suci Ramadhan. Sebenarnya, ibu hamil mendapatkan dispensasi khusus untuk tidak berpuasa, atau berpuasa dengan beberapa pengecualian. Tetapi karena berpuasa merupakan salah satu kewajiban dalam rukun Islam, banyak ibu hamil berusaha juga untuk dapat menjalankan ibadah tersebut.

 

Padahal fakta medisnya, ibu hamil membutuhkan nutrisi yang lebih banyak guna memenuhi kebutuhan tubuhnya dan sang Buah Hati. Berpuasa tentu akan mengurangi asupan nutrisi yang masuk. Apakah hal ini berbahaya bagi jabang bayi? Lalu bagaimana solusinya? Mari simak penjelasannya berikut ini.

 

Kondisi untuk Berpuasa

 

Sebelum berpuasa, pertama-tama ibu hamil perlu melakukan konsultasi dengan dokter kandungan atau bidan. Dokter akan memeriksa kondisi fisik dan kandungan, serta memberi saran bagaimana agar ibu hamil dapat tetap memenuhi kebutuhan hariannya. Selain itu, sebelum berpuasa ada baiknya ibu hamil mempertimbangkan hal-hal di bawah ini:

 

  1. Ibu boleh berpuasa jika keadaan fisiknya sudah dinyatakan kuat oleh pemeriksaan bidan atau dokter kandungan.
  2. Jika dalam menjalani puasa, ibu hamil mengalami pusing, lemah, hingga pandangan terasa buyar, sangat dianjurkan untuk menghentikan puasa yang sedang dijalankan. Jangan memaksakan diri, demi keamanan bayi yang dikandung.
  3. Segera hubungi dokter kandungan atau bidan, jika saat sedang berpuasa terdapat perubahan pada aktivitas bayi yang dikandung. Jika hal ini terjadi, Anda juga tidak dianjurkan memaksakan diri untuk melanjutkan puasa.
  4. Perbanyak istirahat dan kurangi aktivitas yang menguras tenaga bagi ibu hamil.
  5. Hindari dehidrasi dengan minum 2 liter air sehari. 1 liter pada saat sahur, dan 1 liter saat berbuka puasa.

 

Jangan ragu untuk meminta daftar asupan yang harus dikonsumsi kepada dokter kandungan atau bidan agar kebutuhan nutrisi ibu hamil dan Buah Hati tetap terpenuhi. Ibu hamil juga perlu memperbanyak asupan kacang-kacangan, makanan berserat tinggi, serta mengonsumsi susu kehamilan Prenagen pada saat sahur dan buka puasa.

 

 

 

 

Prenagen mengandung nutrisi lengkap mikro dan makro yang dibutuhkan ibu hamil. Prenagen kaya akan asam folat untuk mencegah cacat tabung saraf pada janin ibu. Kandungan zat besi yang tinggi pada Prenagen juga dapat mencegah ibu mengalami anemia selama berpuasa. Minum 2 gelas susu Prenagen selama berpuasa akan membantu melengkapi kebutuhan nutrisi ibu hamil selama berpuasa. Dapatkan produk Prenagen dengan mudah di sini.

 

Ibu hamil ragu untuk berpuasa? Tidak lagi dong!

 

Salam,

KALBE Store

 

 

 

Sumber:

https://www.klikdokter.com/info-sehat/read/2859879/puasa-dan-kehamilan

https://www.klikdokter.com/rubrik/read/2959611/bolehkah-wanita-hamil-puasa

Tinggalkan pesan

Cek Ketersediaan Produk

Cek ketersediaan produk di area anda terlebih dahulu sebelum tambah ke keranjang belanja.

CEK KETERSEDIAAN PRODUK

Masukkan Alamat Anda

Lanjut masukkan produk ini ke keranjang belanja anda.