Registrasi
Panduan Berbelanja di KALBE Store

Butuh Bantuan? Hubungi 1500-880

Troli
0
0 Produk di Troli Anda

Tidak ada produk di Troli Belanja

Lihat Promo lainnya

Anyang-anyangan, Apakah Gangguan Kesehatan Serius?

Kesehatan
August 21, 2019

Bagikan :

Pernahkah Anda merasakan merasa ingin buang air kecil secara terus menerus? Hati-hati, mungkin ini merupakan pertanda yang jelas bahwa Anda mengalami anyang-anyangan. Sebenarnya apakah anyang-anyangan berbahaya? Simak informasi selengkapnya berikut ini.

 

Pengertian

 

Anyang-anyangan atau dalam dunia medis disebut sebagai polakisuria merupakan perasaan tidak puas saat buang air kecil yang disertai rasa panas atau nyeri. Kondisi ini disebabkan oleh kandung kemih yang tidak mampu menahan urine dalam jumlah yang semestinya.

 

Normalnya, air seni akan keluar pada saat kandung kemih dalam keadaan penuh. Gejala ini pada umumnya lebih banyak ditemukan pada perempuan. Sebab posisi anatomi saluran kencing perempuan yang lebih pendek daripada laki-laki sehingga mempermudah masuknya bakteri.

 

 

Kenali penyakit dan gejala anyang-anyangan

 

 

Penyebab

 

Selain disebabkan oleh bakteri, ada juga faktor lainnya yang menyebabkan anyang-anyangan. Bahkan salah satu penyebabnya adalah gaya hidup yang tidak sehat lho. Maka berikut ini merupakan penyebab terjadinya anyang-anyangan yang perlu Anda ketahui:

 

Gangguan saraf

Gangguan pada saraf akan memengaruhi otot di sekitar kandung kemih sehingga mengganggu proses buang air kecil.

 

Kurang minum atau dehidrasi

Kekurangan cairan membuat kandung kemih tidak dapat melakukan pembuangan dengan baik. Kondisi ini menyebabkan infeksi. Infeksi menimbulkan rasa terbakar saat buang air kecil, bau urin menyengat, tidak nyaman pada perut bagian bawah, demam, hingga berdarah saat buang air kecil.

 

Batu saluran kemih

Batu ginjal akan mengganggu aliran urin yang keluar sehingga membuat air seni keluar sedikit demi sedikit. Selain mengalami anyang-anyangan, penderita akan mengalami nyeri hebat yang menjalar hingga ke pinggang, mual, muntah, demam, bahkan berdarah saat buang air kecil.

 

Kehamilan

Saat sedang hamil, terjadi pembesaran organ rahim atau uterus seiring dengan usia kehamilan. Ini menyebabkan penekanan pada organ di sekitarnya, termasuk kandung kemih sehingga merangsang pengeluaran urin.

 

Penggunaan obat-obatan tertentu

Beberapa obat dapat menyebabkan peningkatan frekuensi berkemih. Contohnya seperti obat penurun tekanan darah yang bersifat diuretik.

 

Efek radioterapi

Radioterapi terutama pada bagian perut akan membuat kandung kemih tidak elastis. Efeknya, pasien akan mengalami anyang-anyangan.

 

Pertanda adanya masalah kesehatan yang serius

 

Sayangnya, kebanyakan orang menganggap anyang-anyangan sebagai hal yang sepele. Padahal kenyataannya, anyang-anyangan dapat menjadi pertanda bahwa Anda mengalami masalah kesehatan serius berikut ini.

 

Diabetes

 

Frekuensi buang air kecil yang melebihi batas normal bisa menjadi pertanda penyakit diabetes tipe 1 maupun tipe 2.

 

Pembesaran kelenjar prostat

 

Pada laki-laki, kondisi ini dapat memberi efek penekanan terhadap organ di sekitarnya, salah satunya saluran kencing atau uretra. Akibatnya terjadi penghambatan pada jalan urin saat keluar, serta menimbulkan rangsangan pada kandung kemih untuk terus mengosongkan isinya.

 

Stroke atau gangguan saraf lainnya

 

Kerusakan pada saraf dapat mempengaruhi fungsi kandung kemih Anda. Termasuk membuat peningkatan frekuensi buang air kecil dan rasa ingin berkemih yang tidak tertahankan.

 

Kanker kandung kemih

 

Selain nyeri punggung dan adanya darah pada urine, gejala kanker kandung kemih juga ditandai dengan anyang-anyangan.

 

Cara mengatasi

 

Untuk mengatasi anyang-anyangan terutama yang sudah parah dan berlangsung lama, Anda sebaiknya segera langsung melakukan konsultasi dengan dokter. Dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan berupa tes fisik seperti tes urin dan USG kandung kemih untuk mendapatkan hasil yang lebih maksimal.

 

Anda juga bisa mencegah anyang-anyangan lho. Caranya mudah, Anda cukup banyak minum air putih. Pada laki-laki dianjurkan untuk konsumsi air putih sebanyak 2 liter setiap hari. Sedangkan perempuan 1,6 liter tiap harinya. Khusus untuk perempuan, wajib untuk menjaga kebersihan pasca buang air kecil. Seperti membasuh area kewanitaan dari arah depan ke belakang untuk mencegah infeksi.

 

 

Banyak minum air putih mencegah anyang-anyangan

 

 

Nah, Anda pilih yang mana, mencegah atau mengobati anyang-anyangan? Pasti Anda akan memilih mencegah. Sebab dengan mencegah, Anda bisa terhindar dari rasa tidak nyaman saat hendak buang air dan tidak mengganggu aktivitas harian. Yuk ubah kebiasaan Anda agar tubuh selalu fit dan sehat!

Salam,

KALBE Store

 

 

 

Sumber:

Klikdokter.com (1), (2), (3)

 

 

 

Tinggalkan pesan

Cek Ketersediaan Produk

Cek ketersediaan produk di area anda terlebih dahulu sebelum tambah ke keranjang belanja.

CEK KETERSEDIAAN PRODUK

Pilih Alamat Anda

Lanjut masukkan produk ini ke keranjang belanja anda.