Registrasi
Panduan Berbelanja di KALBE Store

Butuh Bantuan? Hubungi 1500-880

Troli
0
0 Produk di Troli Anda

Tidak ada produk di Troli Belanja

Lihat Promo lainnya

Anak Demam Terus-menerus, Kenapa Ya?

Keluarga
June 28, 2018

Anak demam terus-menerus? Dalam sebulan mungkin ia bisa beberapa kali mengalami demam. Anda pun bertanya-tanya, apakah ini normal atau harus diperiksakan ke dokter?

 

 

Pada dasarnya, anak belum memiliki daya tahan tubuh yang maksimal seperti orang dewasa sehingga mereka rentan pula terkena penyakit. Salah satunya adalah demam.

 

Keluhan demam pada anak dapat bervariasi dan memiliki beberapa tipe. Misalnya, demam yang hanya timbul di malam hari, demam sepanjang hari, demam yang tinggi atau hanya hangat saja, demam yang disertai keluhan lain seperti batuk, pilek, mual, muntah, dan sebagainya.

 

Meski demam kadang dianggap hal biasa, sebaiknya orang tua tetap memberikan pertolongan pertama dengan selalu menyediakan obat penurun panas. Ketahui juga bahwa demam sebenarnya juga dapat menyebabkan kegawatdaruratan, seperti kejang, syok, bahkan kematian. Jadi tetaplah waspada dalam kondisi apa pun.

 

Sebagian besar demam diakibatkan oleh infeksi virus, tetapi jika demam tidak kunjung turun, perlu diwaspadai pula penyebab demam lainnya. Cara tercepat untuk mengatasi sakit ini adalah dengan mengidentifikasi penyebabnya sehingga penanganannya pun lebih optimal.

 

Berikut beberapa demam yang harus diwaspadai pada si Kecil, apalagi jika demamnya terus-menerus:

 

- Demam berdarah. Penyebabnya adalah virus yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes. Demam mendadak sangat tinggi dan menggigil. Demam berlangsung sekitar 7 hari dan dalam kondisi parah, demam ini dapat menimbulkan pendarahan di dalam serta berujung kematian.

- Demam virus. Penyebabnya sudah pasti karena infeksi virus yang biasanya menyerang saluran pernapasan dengan keluhan batuk, pilek dan juga tenggorokan. Durasinya bisa mencapai 9 hari atau lebih.

- Demam malaria. Penyebabnya karena virus yang dibawa oleh nyamuk di daerah tropis. Demam malaria biasanya mendadak tinggi disertai menggigil. Ciri khas lainnya dari demam ini adalah adanya gangguan pada otak.

- Demam meningitis. Demam sering kali disertai dengan kejang dan sakit kepala.

- Demam tipes. Demam ini timbul di sore hari menjelang malam, dan dapat berlangsung 7-14 hari. Sering kali disertai dengan gangguan pencernaan.

- Demam HIV. Demam ini memang diawali dengan gejala demam ringan yang berlangsung terus-menerus. Berlangsung lebih dari seminggu walaupun sudah mengonsumsi obat.

- Demam karena infeksi saluran kemih (ISK). Biasanya ISK disertai nyeri saat buang air kecil atau anyang-anyangan, nyeri perut di bagian bawah, dan rasa terbakar saat buang air kecil. Namun pada anak-anak, bisa jadi keluhan ini sulit diidentifikasi – terlebih pada mereka yang masih bayi dan belum bisa bicara. Hal ini biasanya disertai dengan demam yang tidak terlalu tinggi.

- Demam TBC. Demam mencapai 2 minggu disertai batuk lebih dari 3 minggu, sesak napas, serta adanya benjolan di tubuh terutama bagian ketiak dan tulang selangkangan. Sebaiknya langsung dibawa ke dokter untuk dilakukan pemeriksaan laboratorium.

- Demam penyakit infeksi telinga. Pada anak, bentuk fisik telinga belum terbentuk sempurna sehingga mudah sekali infeksi. Hal ini dapat berdampak demam pada tubuh.

 

Jika anak mengalami demam, terutama jika terjadi terus-menerus, perhatikan dan catat gejala-gejalanya. Anda dapat membawa catatan tersebut ke dokter saat check up untuk memudahkan dokter dalam mendiagnosis. Berikan susu Morinaga untuk tumbuh kembang anak dan nutrisi untuk tubuh anak. (Sumber: Klikdokter.com)

 

 

 

Salam, 

KALBE Store

Tinggalkan pesan

Cek Ketersediaan Produk

Cek ketersediaan produk di area anda terlebih dahulu sebelum tambah ke keranjang belanja.

CEK KETERSEDIAAN PRODUK

Masukkan Alamat Anda

Lanjut masukkan produk ini ke keranjang belanja anda.