Registrasi
Panduan Berbelanja di KALBE Store

Butuh Bantuan? Hubungi 1500-880

Troli
0
0 Produk di Troli Anda

Tidak ada produk di Troli Belanja

Lihat Promo lainnya

4 Tips Merawat Gigi Susu Anak

Keluarga
July 2, 2018

Bagikan :

Gigi susu sering dianggap sepele. Pasalnya, tidak sedikit orang tua yang acuh terhadap perkembangan gigi susu anaknya. Mereka berpikir bahwa jika gigi susu anak bermasalah, nantinya akan tanggal dan dapat digantikan dengan gigi permanen.

 

 

Gigi susu dan fungsinya

 

Anggapan para orang tua tersebut sepenuhnya tidak tepat. Bila gigi susu rusak dan tidak dilakukan perawatan bahkan tanggal sebelum waktunya, dapat berpengaruh terhadap pertumbuhan gigi permanennya. Oleh karena itu, gigi susu perlu dirawat sedini mungkin.

 

Tidak hanya dilihat dari segi penampilan, gigi susu atau yang sering disebut gigi sulung berperan penting saat anak mengunyah makanan. Gigi-geligi tersebut membantu menghaluskan makanan-makanan yang nantinya akan diserap oleh tubuh. Selain itu, gigi susu juga berperan sebagai penunjuk arah tumbuhnya gigi permanen.

 

Menjaga kesehatan gigi tidak dapat dipelajari sendiri oleh anak. Oleh karena itu, orang tua sangat berperan penting dalam memperkenalkan dan membantu anak dalam merawat giginya. Hal ini bertujuan agar kebersihan gigi anak tetap terjaga.

 

Berikut ini merupakan beberapa tips yang bisa Anda lakukan dalam merawat gigi susu anak, di antaranya:

 

1. Hindari kebiasaan buruk

 

Jangan biarkan si Kecil minum susu dengan menggunakan dot. Selain itu, jangan terlalu sering memberikan makanan-makanan manis yang mengandung gula tinggi seperti permen atau coklat. Sebab, hal tersebut dapat menyebabkan gigi susu mudah rusak.

 

Sisa-sisa makanan yang tertinggal akan berkumpul bersama ludah dan bakteri, sehingga dapat menimbulkan terjadinya plak hingga karang gigi, bahkan dapat memicu timbulnya karies.

 

Sebagai salah satu upaya pencegahan, kenalkan anak pada makanan yang sehat dan biasakan untuk selalu minum air putih setelah makan.

 

2. Pemilihan sikat gigi

 

Pilih sikat gigi dengan ujung bulu sikat yang lembut dan permukaan bulu yang rata, sehingga tidak akan melukai gusi anak yang masih sensitif. Pemilihan sikat gigi yang tepat harus disesuaikan dengan usia anak. Ajak anak untuk memilih sikat giginya agar ia merasa senang dan bersemangat saat menggosok gigi.

 

3. Gosok gigi secara teratur

 

Biasakan untuk menggosok gigi sehari dua kali, yaitu pagi setelah sarapan dan malam sebelum tidur. Saat tidur, kuman dan bakteri dapat lebih mudah berkembang biak, sehingga dapat menyebabkan kerusakan pada gigi.

 

Lakukan kegiatan menggosok gigi bersama anak untuk memberikan contoh yang baik. Cara ini akan dapat lebih mudah diikuti anak, daripada jika orang tua hanya memerintahkan saja. Dampingi anak Anda saat menggosok gigi agar tidak ada sisa-sisa makanan yang tertinggal.

 

4. Mengajak anak ke dokter gigi

 

Tidak perlu menunggu hingga si Kecil sakit gigi. Periksakan gigi buah hati Anda ke dokter gigi setelah gigi susu tumbuh, atau saat anak berusia 1 tahun. Semakin dini anak diajak ke dokter gigi, semakin mudah ia terbiasa ke dokter gigi.

 

Selain itu, berkonsultasilah dengan dokter gigi sedini mungkin agar dapat mencegah masalah-masalah yang akan timbul pada gigi si Kecil. Proses perawatan pada gigi anak sebaiknya disertai kerjasama antara orang tua dan dokter gigi. Hindari menakut-nakuti si Kecil tentang dokter gigi dan lakukan pemeriksaan giginya setiap 6 bulan sekali, berikan susu Morinaga untuk tumbuh kembang optimal.

 

Gigi susu memang nantinya akan digantikan dengan gigi permanen. Namun, sebagai orang tua, wajib memelihara kesehatan gigi susu anak sedini mungkin. Hal ini penting agar si Kecil terbiasa dalam merawat giginya saat nanti gigi permanennya sudah tumbuh. (Sumber: Klikdokter.com)

 

 

 

Salam, 

KALBE Store

Tinggalkan pesan

Cek Ketersediaan Produk

Cek ketersediaan produk di area anda terlebih dahulu sebelum tambah ke keranjang belanja.

CEK KETERSEDIAAN PRODUK

Pilih Alamat Anda

Lanjut masukkan produk ini ke keranjang belanja anda.